fbpx

Membuat konten yang sesuai untuk seluler bisa membantu anda menonjol dari pesaing dan memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik. Pentingnya membuat situs website yang mobile friendly untuk meningkatkan pengalaman pengguna anda dan meningkatkan upaya SEO anda. Meskipun demikian, banyak orang memikirkan mobile friendly untuk memastikan halaman website diubah ukurannya dengan tepat ketika dilihat di ponsel.

Mobile-friendly lebih dari sekadar responsive pada setiap perangkat. Ini juga berlaku untuk membuat konten yang ramah seluler. Untuk memberikan pengalaman yang ideal bagi pelanggan anda, marketer harus mendekati keramahan seluler sebagai upaya komprehensif yang fokusnya adalah pada seluruh pengalaman yang akan dimiliki oleh pelanggan ketika mengunjungi situs website anda.

Untuk membantu menciptakan konten yang mobile friendly, ada beberapa hal yang harus dilakukan.

Baca Juga: Daftar Website Penyedia Gambar Gratis Untuk Konten

Contents

Tips Membuat Konten yang Mobile Friendly dan Ramah Pengguna

Untuk membantu memperkuat konten yang mobile friendly, ada beberapa hal yang harus anda lakukan:

1. Membuat Perkenalan yang Mengesankan

Dalam sebagian besar kasus, pengunjung seluler hanya akan melihat beberapa paragraph dengan maksimal sebelum mereka memang harus melakukan scroll down untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Oleh karena itu, buatlah perkenalan yang mengesankan yang bisa menghindari informasi tidak perlu dan langsung saja ke intinya. Bagikan informasi paling relevan yang berhubungan dengan topic anda lebih dulu untuk menambah nilai langsung untuk visitor website anda.

2. Memecah Konten Menjadi Paragraf Pendek

Kalau bisa, silakan hilangkan kebutuhan untuk scroll untuk mengkonsumsi lebih banyak konten dengan mengikutio 1-2-3-4-5 dari Jon Ziomek. Ziomek menyarankan paragraf anda berisi satu ide dan dinyatakan dalam dua hingga tiga kalimat dengan tidak lebih dari empat sampai dengan lima baris pada halaman. Ziomek mencatat bahwa enam baris paragraph ternyata menjadi lebih dari satu inci dan itu terlalu tebal untuk pembaca. Dia juga mengatakan bahwa poin tersebut harus benar-benar diperhatikan ketika mengembangkan konten yang mobile friendly.

Baca Juga: Kalender Konten Media Sosial Terbaik Untuk Planning Konten

3. Pertimbangkan Cara Pengguna Mengkonsumsi Konten

Riset eye-tracking menunjukkan bahwa pengunjung halaman website melakukan scan situs dan layar ponsel dalam berbagai pola dimana semuanya harus dipertimbangkan ketika mengembangkan konten anda.

Pola-pola tersebut meliputi:

  • Melewati pola: melewati kata pertama dari baris ketika beberapa baris teks dimulai dengan kata yang sama
  • Pola komitmen: membaca setiap kata pada halaman website meskipun riset menunjukkan bahwa ini bukanlah pola yang umum
  • Pola kue lapis: memindai judul dan subjudul serta melewatkan teks normal yang ada di antaranya.
  • Pola penandaan: fokus pada satu tempat ketika mereka scroll halaman. Ini lebih umum di seluler versus desktop.
  • Pola berbintik: melewati blok besar teks dan memindai sesuatu yang spesifik.

4. Tawarkan Ringkasan atau Highlights

Perhatian pengguna seluler seringkali terbatas makanya mereka lebih menyukai informasi terkait yang segera ditampilkan. Salah satu metode untuk mencapainya adalah dengan menawarkan ringkasan sebelum sisa konten. Ringkasan harus menyoroti hal-hal penting yang diambil dari konten yang akan datang. Dengan menulis ringkasan, anda tidak hanya memberikan informasi yang dicari oleh pembaca pada bagian atas halaman website namun juga menyoroti konten yang bisa memberikan link atau social shares.

5. Menghilangkan Kata-Kata yang Tidak Perlu

Baik menuliskan konten untuk desktop atau seluler, maka praktik terbaik adalah menjaga konten anda agar tetap lugas dan sederhana. Plugin Yoast SEO biasanya bisa memanfaatkan formula Flesch Reading Ease untuk menentukan keterbacaan (readability) dari postingan yang disusun dalam platform WordPress.

Untuk menentukan skor teks, maka rumusnya melihat yaitu rata-rata panjang kalimat kalian dan jumlah rata-rata suku kata per kata. Tes ini juga bisa diterapkan untuk membuat konten yang mobile-friendly.

Baca Juga: Apa itu Sistem Manajemen Konten (CMS – Content Management System) | WordPress, Magento, Wix & Shopify

6. Tambahkan Gambar/Video

Menambahkan gambar pendukung pada seluruh konten anda, kapan dan dimana berlaku. Hal ini tidak hanya menambahkan pemisahan antara teks anda namun juga menambahkan komponen visual. Riset menunjukkan visual diproses sampai 600 kali lebih cepat dibandingkan dengan teks yang berarti anda bisa membantu pembaca anda untuk lebih memahami konten anda lewat visual dibandingkan hanya teks. Video juga bisa meningkatkan konten anda. Faktanya 54% konsumen ingin melihat lebih banyak konten video dari bisnis yang mereka dukung.

7. Menggunakan Warna Kontras Tinggi

Untuk mendorong pembaca, konten anda harus mudah dibaca. Misalnya untuk ukuran font harus lebih besar daripada 32 untuk menjaga agar konten tetap terbaca pada perangkat seluler. Anda juga bisa menggunakan warna kontras tinggi untuk estetika serta aksesibilitas informasi. Menggunakan warna yang sangat kontras seperti teks putih dan background hitam akan meningkatkan keterbacaan. Warna kontras rendah seperti teks kuning dengan background putih tentu saja sulit dibaca. Memanfaatkan warna kontras yang tinggi akan membantu membuat teks anda menjadi lebih efektif untuk pembaca.

8. Menuliskan Judul Singkat

Judul adalah pengantar pertama pembaca untuk konten yang akan datang. Ini juga menentukan bagaimana judul halaman website anda akan muncul dalam pencarian. Para ahli setuju bahwa judul halaman harus pendek dan ringkas serta harus ditampilkan dalam satu baris dalam hasil pencarian seluler. Untuk mencapai hal tersebut, anda bisa membuat judul yang pendek dan manis dengan jumlah kata tidak lebih dari enam kata atau sekitar 70 karakter. Semakin pendek judul maka semakin sedikit pembaca harus memahami. Selain itu, anda harus menampilkan focus keyword pada awal judul untuk meningkatkan peringkat pencarian dan kemampuan untuk bisa ditemukan.

9. Menempatkan Call To Action dengan Strategis

Pengguna ponsel berharap bisa menemukan informasi yang mereka butuhkan dengan cepat. Jika anda gagal dalam memberikan tindakan selanjutnya yang harus diambil dalam waktu beberapa detik setelah menjelajahi website anda, maka anda akan kehilangan peluang konversi. Sebaiknya tempatkan CTA anda pada bagian depan dan tengah pada bagian atas website untuk membantu pembaca melalui sales funnel. Semakin berbeda dan jelas anda membuat CTA pada website maka semakin sukses anda dalam mencapai tujuan.

10. Preview sebelum Klik Publish

Poin ini adalah praktik terbaik untuk melihat pratinjau konten sebelum dipublikasikan. Meskipun proses ini menambahkan langkah tambahan dalam proses editorial anda, namun mendapatkan pratinjau yang akurat tentang bagaimana konten anda muncul di seluler akan mencegah kesalahan apapun sebelum dipublikasikan.

Lihatlah bagaimana konten anda muncul dari perspektif pembaca seluler anda dan identifikasi peluang untuk:

  • Lebih baik pisahkan paragraph
  • Tambahkan subjudul yang relevan
  • Identifikasi area dimana anda mungkin ingin menambahkan gambar pendukung
  • Lihat dimana lebih banyak spasi yang harus ditambahkan

FAQ

Mengapa konten ramah seluler itu penting?

-Ini membantu anda membangun kredibilitas dengan pelanggan, klien dan pemberi pengaruh pada industry anda. Dengan situs website yang mobile friendly, siapa saja yang mencoba mengunjungi situs anda di perangkat seluler akan mendapatkan pengalaman yang tepat. Itu akan mendorong mereka untuk melihat anda sebagai sumber produk, informasi dan layanan yang kredibel.

Apa itu mobile friendly?

-Mobile friendly adalah situs website yang didesain untuk bekerja dengan cara yang sama persis pada seluruh perangkat. Ini berarti tidak ada sesuatu yang berubah atau tidak bisa digunakan pada computer atau perangkat seluler. Fitur seperti drop down navigasi terbatas karena sulit digunakan di ponsel.

× Chat dengan kami di WhatsApp