1. Tentukan target: negara, bahasa, atau keduanya
Langkah pertama SEO internasional bukan teknis, tetapi keputusan bisnis. Apakah Anda menargetkan bahasa (misalnya semua penutur bahasa Inggris di mana pun) atau negara tertentu (misalnya Australia saja)? Jawabannya menentukan struktur URL, kode hreflang, dan cara menulis konten.
Website eksportir furnitur yang menyasar pembeli di Australia dan Inggris, misalnya, mungkin membutuhkan dua versi bahasa Inggris dengan mata uang, satuan, dan istilah yang berbeda. Sebaliknya, website hotel di Bali yang melayani wisatawan dari banyak negara biasanya cukup dengan satu versi bahasa Inggris yang ditargetkan secara global, ditambah satu atau dua bahasa untuk pasar terbesar.
Saran kami: mulai dari satu atau dua pasar yang datanya paling kuat — dari mana inquiry dan pesanan Anda saat ini berasal — sebelum membuka banyak bahasa sekaligus.
2. Riset keyword dilakukan per pasar, bukan diterjemahkan
Kesalahan paling mahal dalam SEO bahasa Inggris adalah menerjemahkan daftar keyword Indonesia. Istilah yang dipakai orang berbeda di setiap negara: pembeli di Amerika Serikat dan Australia bisa memakai kata yang berbeda untuk produk yang sama, dan pembeli B2B sering mencari dengan spesifikasi teknis atau standar industri, bukan nama produk umum.
Karena itu kami meriset setiap pasar langsung dari database pencarian negara tersebut, membaca hasil pencarian yang sedang tampil di sana, dan mencatat siapa kompetitornya. Sering kali kompetitor di pasar luar negeri bukan perusahaan Indonesia, melainkan pemain lokal di negara itu — dan strategi harus disusun untuk mengalahkan mereka.
3. Pilih struktur URL: ccTLD, subfolder, atau subdomain
Ada tiga cara umum menyusun website internasional, dan masing-masing punya konsekuensi:
- ccTLD (contoh: brand.com.au, brand.fr) — sinyal negara paling kuat dan meyakinkan pembeli lokal, tetapi setiap domain harus membangun otoritas sendiri dan biaya pengelolaannya paling tinggi.
- Subfolder (contoh: brand.com/en-au/, brand.com/fr/) — semua versi berbagi otoritas satu domain, paling hemat dikelola, dan menjadi pilihan yang paling sering kami rekomendasikan.
- Subdomain (contoh: au.brand.com) — memisahkan versi secara teknis, berguna jika tiap negara dikelola tim atau server berbeda, tetapi otoritas tidak mengalir sebaik subfolder.
Apa pun pilihannya, hindari parameter URL seperti ?lang=en sebagai satu-satunya pembeda versi, karena lebih sulit dikelola dan dipantau. Jika website Anda perlu dibangun ulang agar mendukung struktur ini, tim jasa pembuatan website kami bisa menanganinya sekaligus.
4. Hreflang: cara Google memilih versi yang tepat
Hreflang adalah anotasi yang memberi tahu Google bahwa beberapa halaman adalah versi bahasa atau negara dari konten yang sama. Google sendiri menyatakan tidak memakai atribut lang pada tag HTML untuk menentukan bahasa halaman — yang dipakai adalah isi halaman dan anotasi hreflang. Aturan yang kami terapkan di setiap proyek:
- Setiap versi mencantumkan dirinya sendiri dan semua versi lain (anotasi harus dua arah atau return tags).
- Kode bahasa memakai format ISO 639-1, dan kode negara opsional memakai ISO 3166-1 Alpha 2 — misalnya en-AU, fr-FR, id-ID.
- Tambahkan x-default untuk halaman cadangan bagi pengunjung yang bahasanya tidak Anda layani.
- Hreflang hanya menunjuk ke URL kanonis yang berstatus 200 — bukan ke halaman yang di-redirect atau noindex.
- Untuk website besar, hreflang dipasang lewat sitemap XML agar lebih mudah dirawat.
5. Jangan paksa pengunjung pindah berdasarkan IP
Banyak website otomatis mengalihkan pengunjung ke versi bahasa tertentu berdasarkan lokasi IP. Masalahnya, Googlebot umumnya merayapi dari alamat IP di Amerika Serikat, sehingga versi lain bisa tidak pernah terlihat dan tidak terindeks. Pengguna yang sedang bepergian juga terjebak di versi yang salah.
Pendekatan yang lebih aman: biarkan semua versi bisa diakses, tampilkan banner atau pemilih bahasa yang menyarankan versi yang sesuai, dan serahkan pemilihan versi di hasil pencarian kepada hreflang.
6. Otoritas lokal dan sinyal kepercayaan per negara
Konten yang bagus belum cukup jika website Anda tidak dikenal di negara tujuan. Backlink dari media, asosiasi industri, direktori bisnis, dan mitra di negara tersebut memberi sinyal relevansi lokal yang kuat. Untuk SEO ekspor B2B, halaman sertifikasi, standar mutu, kapasitas produksi, dan syarat pengiriman internasional juga sangat menentukan apakah pembeli berani menghubungi.
Mesin AI seperti ChatGPT dan Gemini kini juga merangkum jawaban lintas bahasa. Konsistensi nama brand, deskripsi, dan data perusahaan di setiap versi bahasa membantu brand Anda dikutip dengan benar — topik yang kami bahas di layanan Generative Engine Optimization (GEO).

