fbpx

Kampanye marketing adalah upaya yang terorganisir dan penuh strategi untuk mempromosikan tujuan marketing seperti meningkatkan awareness terhadap produk baru atau mendapatkan feedback dari pelanggan. Kampanye umumnya bertujuan untuk menggaet konsumen dengan berbagai cara dan melibatkan kombinasi media, seperti email, iklan cetak, iklan TV, PPC dan media sosial.

Contents

Komponen Kampanye Marketing

Komponen dari kampanye marketing meliputi planning, eksekusi dan hasil dari kampanye marketing.

  • Tujuan dan KPI: Komponen ini menjelaskan tujuan akhir dari kampanye anda, mengukurnya secara spesifik dan menyatakan metrik mana yang akan digunakan untuk melacak progress. Misalnya kampanye pembuatan konten akan diukur dengan traffic organic dimana setiap postingan konten ditarget mendapatkan 1000 view per bulan dan 10 kontak baru, dengan metrik yang diukur dengan menggunakan Google Analytics.
  • Channels: Dimana konten dan brand message anda akan diposting? Misalnya anda sedang menjalankan kampanye media sosial, anda mungkin memprioritaskan pertumbuhan channel yang paling relevan untuk audiens anda dan mengabaikan channel yang hanya menghasilkan sedikit audiens.
  • Budget: Tidak semua kampanye marketing membutuhkan budget tambahan tapi sebagian besar masih menggunakannya. Biaya agensi, iklan, freelancer harus diperhitungkan alam analisis ROI untuk kampanye anda.
  • Format Konten: Tentukan jenis konten apa yang ingin anda ciptakan untuk meningkatkan kinerja kampanye. Umumnya marketer memasukkan berbagai format konten dalam suatu kampanye misalnya kampanye branding bisa memasukkan iklan video, press release dan guest blogging.
  • Team: Siapa orang yang paling diandalkan dalam berlangsungnya kampanye ini? Sebelum memulai kampanye, pastikan anda mengatur orang-orang untuk bekerja pada setiap aspek kampanye mulai dari copywriting sampai dengan reporting.
  • Aset Kreatif: Kampanye marketing yang hebat harus punya asset kreatif entah itu desain website, video komersial, infografis, memastikan desain anda profesional dan sesuai dengan tujuan kampanye.

Cara Menciptakan Kampanye Marketing yang Sukses

Membuat kampanye adalah tugas besar namun prosesnya cukup mudah. Sebelum anda menciptakan apa yang akan dilihat oleh audiens, pertimbangkan tujuan akhir dan tindakan apa yang anda harapkan dari audiens.

Rencanakan Kampanye Marketing

Tahapan ini penting untuk efektivitas kampanye marketing anda. Tahapan perencanaan akan menentukan bagaimana anda mengukur keberhasilan dan akan menjadi panduan bagi tim.

1. Tentukan Goal Kampanye

Jika anda memiliki masalah menentukan tujuan kampanye anda, mulailah dengan tujuan yang lebih luas. Lihatlah beberapa tujuan kampanye berikut ini, kira-kira mana yang paling sesuai dengan tujuan anda?

  • Mempromosikan produk atau layanan baru
  • Meningkatkan brand awareness
  • Mengumpulkan feedback atau konten pelanggan
  • Mengumpulkan leads
  • Menghasilkan revenue
  • Menaikkan user engagement
  • Mengiklankan event yang akan datang

Ini adalah list yang sangat umum tetapi memberikan ide mengenai tujuan bisnis secara umum yang bisa diraih oleh kampanye. Anda bisa mengambil salah satu tujuan kampanye ini dan mengubahnya ke tujuan S.M.A.R.T. kita akan menggunakan tujuan yaitu “mengumpulkan feedback pelanggan atau konten”.

“Tujuan kampanye marketing adalah mengumpulkan user-generated content dari 100 pelanggan lewat hashtag branded pada Instagram yang menampilkan produk baru kami pada tanggal 31 Desember.”

Tujuan bersifat spesifik (user-generated content), terukur (100 pelanggan), bisa dicapai (dengan hashtag Instagram branded), dan tepat waktu (31 Desember).

Anda bisa melihat bagaimana tujuan kampanye yang luas ini secara instan berubah menjadi tujuan yang lebih jelas dan bisa diraih.

2. Tentukan Cara Anda Mengukur Kampanye

Ini akan tampak berbeda untuk semua orang tergantung channel yang anda gunakan dan tujuan anda. Anda mungkin mengukur email open rates, jumlah likes halaman Facebook, jumlah pre order atau kombinasi dari ketiganya.

Jawaban-jawaban ini akan tergantung pada tujuan kampanye anda secara menyeluruh. Berikut ini beberapa contoh metrik berdasarkan tujuan kampanye seperti yang sudah disebutkan di atas.

  • Mempromosikan produk atau layanan baru: Pre order, sales, upsells
  • Meningkatkan brand awareness: Sentimen, social mentions, press mentions
  • Mengumpulkan feedback pelanggan atau konten: Social mentions, engagement
  • Menghasilkan revenue: Leads, sales, upsells
  • Meningkatkan user engagement: Blog shares, social shares, email interactions
  • Mengiklankan event mendatang: Penjualan tiket, pemesanan vendor, social mentions

Jika kampanye anda melibatkan banyak channel marketing, anda sebaiknya menentukan bagaimana anda akan mengukur kampanye pada setiap medium.

3. Menentukan Audiens Target Anda

Tidak ada yang lebih menyedihkan daripada membuat kampanye dengan target audiens yang salah. Awalnya, anda mungkin berpikir bahwa anda telah salah dalam memilih media marketing atau kreativitas anda yang payah.

Langkah pertama untuk menyelesaikan masalah ini adalah menentukan tahapan mana dari buyer journey yang dibidik. Apakah anda ingin mendatangkan pelanggan baru atau mencoba mengumpulkan feedback dari klien saat ini?

Pesan marketing anda akan sangat bervariasi tergantung pada apakah audiens kampanye anda berada pada tahapan awareness, consideration atua decision. Walaupun kampanye anda mungkin akan meraih target audiens di luar itu, namun sangat penting untuk mendesain kampanye anda dengan target yang spesifik.

Tips: Untuk mengetahui lebih banyak mengenai target audiens anda, lakukan survey terhadap pelanggan anda saat ini serta pelanggan potensial di pasar. Kemudian gunakan data ini untuk menciptakan buyer persona. Anda bisa memasukkan data ke buyer persona generator.

4. Menetapkan Konsep untuk Kampanye dan Terhubung dengan Tim yang Tepat

Kampanye marketing membutuhkan misi, visi dan identitas visual. Kampanye yang hebat bisa menjadi cabang dari sebuah brand. Mereka bisa konsisten dengan brand bisnis tetapi dengan tetap mempertahankan identitas mereka sendiri. Ketika menciptakan asset kampanye mereka, beberapa bisnis menggunakan tim in house sedangkan yang lain memilih agensi. Alternatif yang lain adalah mempekerjakan freelancer atau kontraktor untuk menyelesaikan bagian project yang spesifik, seperti copy atau desain.

Mendistribusikan Kampanye Marketing Anda

Tahapan ini seluruhnya mengenai bagian dari kampanye, termasuk apa yang akan dilihat oleh audiens anda dan kapan. Jika anda telah membaca tahapan sebelumnya, anda seharusnya memiliki semua jawaban yang anda butuhkan untuk memandu anda melewati tahapan ini.

5. Memilih Channel untuk Menjalankan Kampanye

Pilihan ini tergantung pada preferensi audiens, budget, level engagement brand, di antara factor yang lainnya. Lihatlah channel media yang saat ini anda gunakan untuk mempromosikan perusahaan anda. Yang mana yang memberikan performa terbaik? Yang mana yang membuat anda bisa membayar iklan? Yang mana yang memiliki engagement terbaik? Yang lebih penting adalah dimana pelanggan anda banyak menghabiskan waktu?

Channel Kampanye dengan Model PESO

PaidEarnedSharedOwned
PPC (Search engine, paid social dan sebagainya)Influencer marketingSitus media sosialBlog milik anda
Native advertisingPR outreachForumWebsite anda
Display adsOutreach to extended networksReferalNewsletter
RemarketingPublikasi dan influencersMulut ke MulutKampanye email
Sponsorship  Profile social
Cost per lead programs   
Paid influencers   

6. Menetapkan Timeline untuk Kampanye

Menetapkan deadline untuk kampanye memberikan ide yang lebih baik tentang kapan, bagaimana, seberapa sering anda harus promosi.

Memetakan kampanye marketing secara visual  akan membantu anda menyebarkan promosi dan mempublish pada setiap medium. Ini juga akan memberikan ide dimana waktu dan energi akan harus dialokasikan sehingga anda bisa kilas balik melihat efektivitas kampanye. Jika calendar promosi tampak penuh, jangan khawatir. Tool scheduling email dan media sosial bisa meringankan tekanan untuk posting harian.

Mengkonversi Pelanggan Lewat Kampanye Marketing  

7. Memastikan Kampanye Berhasil Mendatangkan User yang Melakukan Aksi

Bahkan jika kampanye tersebut efektif dan menghasilkan banyak traffic, ini masih perlu menyelesaikan aksinya. Yang dimaksud adalah SMART goal yang ditentukan di awal tadi. Ambil jeda sejenak dan kembali ke tujuan itu.

Langkah ini adalah tentang menyesuaikan effort dan channel marketing anda untuk membawa pelanggan menyelesaikan goal. Ini selesai lewat asset konversi seperti CTA, landing pages dan formulir untuk lead.

8. Melakukan Monitoring Metrik yang Tepat

Metrik efektivitas kampanye yang akan dimonitor akan sangat tergantung pada jenis kampanye marketing yang sedang dijalankan dan channel apa yang anda pilih. Tahapan ini hanya berperan sebagai list baseline untuk memberikan ide pada anda tentang apa yang harus dilihat.

Ini juga membuat anda lebih fokus pada metrik seperti traffic, CTR dan impressions.  Kenaikan pada area ini tentu bagus tetapi karena metrik tersebut tidak mengindikasikan kenaikan pada revenue, maka ini tidak bisa menjadi satu-satunya metrik yang digunakan untuk mengukur efektivitas kampanye anda.

Menilai Kampanye Marketing

Tahapan setelah kampanye menentukan keberhasilan dan tahapan ini sama pentingnya dengan tahapan planning. Pengukuran dan analisa  data hasil kampanye memberikan wawasan mengenai audiens, budget dan marketing channel.

9. Menentukan Angka Keberhasilan dan Metrik

Cara termudah menentukan ini adalah memahami apakah kampanye anda memenuhi tujuan SMART pada tahapan pertama. Kalau iya, maka itu bagus. Namun kalau tidak, anda bisa memecahnya untuk menentukan alasannya.

Misalnya, tujuan anda adalah meningkatkan traffic blog view sampai 100K, peningkatan dalam hal jumlah view tentu akan dianggap sukses.  Namun ada perbedaan besar antara kampanye yang sukses dan kampanye yang bernilai. Kampanye yang bernilai memberikan ROI yang sebanding dengan energi dan waktu yang sudah anda alokasikan.  

10. Apa yang Anda Lakukan dengan Data Kampanye?

Langkah ini membantu memaksimalkan pengaruh bisnis kampanye anda. Ketika anda menganalisa dan menerapkan data anda, nilainya akan meningkat 10 kali – tidak hanya membantu anda mengukur dan menilai hasil kampanye namun juga memberikan kejelasan terhadap audiens, metode marketing, kreativitas dan lainnya.

FAQ

Mengapa kampanye merupakan hal penting dalam memasarkan produk?

-Salah satu strategi promosi produk yang umum adalah membuat kampanye produk. Kampanye produk secara efektif dapat membantu meningkatkan citra merek, meningkatkan pendapatan bisnis, dan membantu bisnis dalam menjual produk.

Apa itu strategi campaign?

-Kampanye pemasaran atau marketing campaign adalah strategi untuk mempromosikan suatu aspek tertentu dari bisnis. Misalnya, meningkatkan brand awareness atau untuk mendapatkan feedback dari konsumen.

× Chat dengan kami di WhatsApp